22 July 2016

Green Room ( 2016 ) terror gig dari neraka

Cukup lama gue nungguin pilem ini. Pertama, karena gue lumayan suka Blue Ruin ( 2013 ) , yang merupakan pilem ke dua sang sutradara Jeremy Saulnier ( debut pertamanya adalah sebuah horror komedi low budget Murder Party -2007- ). Kedua, desain kovernya keren ngingetin gue pada kover album The Clash "London Calling", dan alesan yang ketiga adalah pilihan tema yang lagi-lagi, menurut gue  kreatif. 

Buat yang belum tau, green room adalah sebuah ruangan/kamar di belakang panggung/venue/studio yang di sediakan untuk performer sebelum mereka tampil.


Nah, dari kata kunci green room inilah, Saulnier mulai nge-develop ceritanya. 


Btw, sekilas info Saulnier memang pernah menjadi bagian dari skena hardcore/punk di Virgina pada tahun 90an. Dia menghadiri banyak gigs, jatuh cinta dengan estetika dan energi musik hc/punk, dan bahkan bergabung dalam sebuah band ( No Turn On Fred ). Gue duga Saulnier mendapatkan ide tentang Green Room ini ketika band nya sedang menunggu waktu manggung di kamar tunggu sebuah venue gig. Dan ide itu terus berkembang liar. 


Dalam sebuah wawancara, Saulnier mengaku bahkan sudah pernah membuat pilem pendek  micro-budget ( untuk sebuah festival kecil ) yang mengambil setting sebuah green room. Ceritanya konon tentang sebuah ben heavy metal yang muter musik secara kebalik dan nggak sengaja malah ngebangkitin iblis-iblis ( laaaaah malah mirip 'Deathgasm' yaa haha ). 


12 July 2016

Apa yang dilakukan Joko Anwar dalam Modus Anomali?

Written By Gambir

Dalam review ini saya tidak akan menyertakan sinopsis atau bahkan memberikan sekilas jalan ceritanya. Mengingat sang sutradara menginginkan film ini misterius sejak awal, bahkan dalam berbagai promosinya sinopsis fiilm ini begitu singkat tentang “seorang pria yang kebingungan”. mungkin untuk menjaga twist yang serderhana film ini mengingat hanya ini modal jualan modus anomali. 

Saya adalah orang yang percaya bahwa seorang filmmaker mempunyai motivasi tertentu dibalik pencipataan karyanya, entah tujuan serius, bersenang-senang atau hanya sekedar mencari uang. KK Dheraj yang selalu banjir hujatan itu setidaknya memiliki tujuan yang jelas yaitu mendulang rupiah sebanyak-banyaknya. Tak peduli berapa jumlah kritik yang telah dibuat di ribuan blog betapa amburadul hasil karyanya, namun kenyataan berkata lain filmnya laris manis dipasaran atau setidaknya masih bisa menghasilkan uang sesuai dengan tujuannya.
 

23 May 2016

He Never Died ( 2015 ) : Horror dan humor-gelap vampire anti sosial

Kira-kira apa yang akan kalian lakukan dan rasakan jika kalian mempunyai umur yang panjang? Bukan, maksud gue bukan 80 atau 90 tahun. Tapi, 1000, 3000, atau 5000 tahun. Haha 300 tahun pertama mungkin kalian akan mengisinya dengan banyak pesta, tapi bagaimana 1000 tahun kemudian? nah, Ini jadi menarik.

Seperti judulnya yang spoiler ( He Never Died ), seburuk apapun hal-hal menimpa tokoh sentral kita Jack ( Henry Rollins ), dia nggak bisa mati.  Jack sudah mengalami, melihat dan merasakan banyak sekali peristiwa, berbagai macam profesi pun sudah pernah dia lakoni, dan bagian buruknya adalah dia harus selalu meminum darah dan memakan daging manusia. Apa dia itu vampire? atau kanibal? Tak pernah dijelaskan secara pasti, tapi kemungkinan Jack emang vampire ( atau semacamnya lah ). Pendeknya, dia seorang immortal haus darah  yang sudah melihat dan melakukan banyak hal-hal mengerikan di masa lalu.

15 May 2016

Deathgasm ( 2015 )

Terus terang gue nggak terlalu fasih berbicara tentang metal dan referensinya semenjak masa remaja gue telah direnggut dengan menyedihkan oleh Kurt Cobain dan gerombolan ben pecundang dari Seattle lainnya.  Meski begitu, gue masih inget ada beberapa poster Iron Maiden terpasang di kamar gue dulu. Nggak, gue mah nggak ngerti musiknya hehe, gue masang poster Iron Maiden karena menurut gue maskot Eddie The Head nya keren. Selain itu, typography Sepultura juga jadi gaya huruf favorit gue pas milox tembok ruko pasar dengan nama geng kampung kami, Galter ( Gabungan Anak Liar Terminal ).

Tapi kalo diinget, genre musik ini emang deket banget ama tema horror. Gue pernah ngeliat sebuah pentas musik dulu dimana salah satu pementasnya adalah sebuah ben yang konon mengusung genre satanic black metal. Ben ini menamai dirinya Singkill. Nah, sedikit info, Singkil adalah nama untuk sebuah areal pemakaman di desa tetangga yang terkenal angker. Dengan nama itu, para personel ben ini seperti mau nunjukin kalo mereka berasal dari dasar neraka dan baru saja merangkak keluar lewat gerbang alam gaib di pekuburan singkil.